Untuk kesekian kalinya, Idul Fitri tahun ini harus dilalui “sendiri” (sebenarnya gak sendiri-sendiri banget sih
), berjauhan, gak bisa ngumpul bareng keluarga. Tetapi kesedihan di pagi lebaran kali ini sedikit terobati setelah sempat ngobrol via telp dengan Zefka.
aku : assalamu’alaikum
Zefka (spontan menjawab) : tumsalam.., ayaah…Zepa minta maaf ya, nanti pate baju toto ya, sholatnya janan lali-lali, kemalen aku ke sekolahan ayah. Nanti ayah ke rumahtu ya, ke rumah Zepa ya..
kalo diterjemahkan secara bebas tanpa panduan kamus besar bahasa Indonesia ya kira-kira seperti ini maksudnya :
wa’alaikum salam… ayaah.. Zefka minta maaf ya (maksudnya Zefka mau ngucapin maaf lahir batin), nanti pake baju koko ya, sholatnya jangan lari-lari, kemarin aku ke sekolahan (kampus) ayah. Nanti ayah ke rumahku ya, rumah Zefka ya (maksudnya Zefka. dia pengin ayahnya ke Jogja)
Sedih… haru, merasa bersalah. 3 kata ini serasa kurang cukup untuk melukiskan perasaanku saat itu. Aku tidak bisa menjanjikan apa-apa untuk kalian. tetapi aku tetap berusaha.
Just stay beside of me and I’ll dig my efforts to conquer the world, to create your comfort zone.
Mas Zefka, jangan khawatir ya… ayah tadi pagi pake baju koko, sholatnya juga tidak lari-lari, ayah sholeh kok meskipun gak dapat hadiah baju bergambar Ben10 hehe…. Ke rumah Zefkanya nanti insya’Allah tengah bulan September aja ya, amin.
*)Sholat Ied kali ini Zefka sholeh, mau pake baju koko, ikut seluruh gerakan sholat, duduk manis waktu khutbah Ied dan akhirnya dapat baju Ben10
Filed under: my life Ditandai: | baju anak, baju koko, ben ten, idul fitri, lebaran, lebaran anak, sholat, sholat ied





pasti sedih ya gak bisa berlebaran bareng keluarga…
selamat Idul Fitri ya!
mohon maaf lahir batin!
Maapin saya lahir batin ya…