Sahabat vs Egoisme

Sahabat…. satu kata yang hanya terdiri dari beberapa huruf tapi punya makna yang begitu dalam.

Egoisme…. kalo dari wikipedia, artinya secara umum adalah “mementingkan diri sendiri, menyakitkan memang untuk orang yang berhadapan dengan orang lain yang mempunyai sifat ini.

Kalo pelit atau kikir termasuk salah satu sekte dalam egosime gak ya? kayaknya sih termasuk bagian dari egoisme ya… :)  Orang pelit juga kan cuma mikirin diri sendiri aja….

Kalo dari “kecil” dah berteman, udah bersahabat tapi kok akhirnya  seiring dengan berjalannya waktu malah jadi pelit, jadi gak mau berbagi, gak mau gantian dan cuma mentingkan diri sendiri. Apa kayak gini masih layak dianggap teman atau sahabat? gak kan…

Dulu… fasilitasku juga jadi fasilitasmu.

Punyaku jadi punyamu juga.

Senangku jadi senangmu juga.

Tapi sekarang…. prek…..gak lagi

Egomu telah membinasakan arti sebuah sahabat.

Gak punya teman kayak kamu, hidupku gak bakal rugi deh…

Aku yakin kaki dan lenganku lebih kokoh sehingga bisa melangkah lebih tegap daripada langkahmu…

Tulangku akan menjadi semakin kuat menopang badanku….

Aku juga bisa kayak kamu, hanya saja aku gak mau menyakitimu…

Yakinlah…. tanpamu aku juga bisa kok :)

3 Tanggapan

  1. Kalo begitu, apalah gunanya sahabat…

  2. aku pikir semua teman tuh sahabat, karena semua teman pastinya baik pada temannya. kalau ga baik berarti bukan teman.

  3. law mw punya sahabat jangan minta balesan pa2,… nti pasti tmn qt tu bkl trbiasa jg dng kbiasaan qt g nuntut pa2

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.